Item Standar yang Menjamin Keselamatan dan Kenyamanan Berkendara

Gambar

Keselamatan merupakan hal yang harus dinomorsatukan selama berkendara. Suzuki sebagai salah satu produsen mobil terkemuka di tanah air selalu mengkampanyekan safety driving kepada seluruh masyarakat, khususnya para konsumen. Sejalan dengan raihan fenomenal Suzuki Ertiga di tahun 2012 ini, Suzuki menghadiahkan beberapa panduan sederhana berupa item standar yang sesuai regulasi untuk menjamin keselamatan berkendara, sekaligus menghadirkan rasa nyaman.

1. Rem

Pada umumnya, ada dua jenis rem yang digunakan dalam sebuah mobil yaitu Rem Kaki dan Rem Tangan. Spacing idle pada rem kaki dipastikan sedikit, berfungsi baik, dan mekanisme pengereman bekerja secara bertahap, tidak berhenti secara mendadak karena membahayakan penumpang dan kendaraan lain di belakang. Rem tangan yang berfungsi baik dapat membuat kendaraan tidak bergerak dari tempatnya, meskipun berada di jalan tanjakan. Sangat berguna saat parkir, menyusuri kemacetan, dan mengendalikan mobil saat oversteering. Spacing idle rem tangan yang ideal ditandai 3 kali bunyi klik saat mengoperasikannya.

2. Lampu Jauh dan Dekat

Istilah lampu jauh dan dekat sangat berkaitan dengan kinerjanya. Lampu jauh dipakai untuk menerangi jalan saat akan melibas tikungan atau mengetahui kondisi jalan saat kendaraan di depan berada lebih dari 100 meter. Biasanya lampu jauh menggunakan lampu besar yang berkekuatan 100 watt. Sedangkan lampu dekat menggunakan lampu lebih kecil berdaya 55 watt, dengan intensitas penerangan sejauh 50 meter dan mengarah ke jalan, tidak horisontal. Teknologi reflektor pada sistem penerangan sangat ampuh meningkatkan intensitas penerangan tetapi tidak membuat pengemudi mobil dari arah berlawanan silau. Usahakan warna lampu tetap sesuai dengan standar pabrikasinya.

3. Lampu Sign, Rem, dan Reverse

Lampu sign memegang peranan penting untuk berkomunikasi dengan kendaraan lain, terutama memberitahukan arah atau jalur yang akan dituju. Penempatannya yang selalu eye catching bertujuan mudah dilihat dan harus berwarna kuning. Dua lampu yang biasanya ada di belakang mobil, lampu rem dan reverse, juga penting dalam memastikan status mobil, berhenti atau mundur ke belakang. Warna merah untuk lampu rem dan solid white pada reverse.

4. Plat Nomor

Identitas sangat penting bagi sebuah kendaraan. Plat nomor mewakili identitas legal kepemilikannya. Usahakan sesuai standar yang dikeluarkan pihak berwenang agar mudah terbaca, baik siang maupun malam hari, khususnya saat mobil dijalankan.

5. Klakson

Item penting yang dipakai sebagai alat komunikasi berkendara adalah Klakson. Terompet elektromagnetik yang terus menerus disempurnakan ini, mampu menyampaikan keberadaan mobil dan mengingatkan pengemudi lain akan potensi bahaya. Antara lain saat jarak terlalu dekat dan memasuki jalan dengan jarak pandang minimal.

6. Knalpot

Sebagai sumber pengeluaran bunyi mesin, knalpot harus memiliki bagian peredam suara agar tidak berisik. Sementara untuk meminimalkan pembuangan emisi, perlu dilengkapi filter gas buang yang memadai.

7. Safety Glass

Jenis kaca mobil yang dipakai harus sesuai regulasi yaitu tempered glass. Pecahan kaca saat terjadi benturan langsung sangat berbahaya dan berpotensi menciderai. Oleh karenanya, tempered glass direkomendasikan karena pecahannya berupa serpihan yang mengurangi resiko luka atau cedera.

8. Screen Wiper

Sesuai dengan namanya, berfungsi membersihkan kaca depan mobil agar penglihatan serta pandangan pengemudi tetap leluasa. Debu, tetesan air hujan, dan bangkai serangga kecil yang menempel sangat mengganggu pemandangan. Pastikan wiper bekerja dengan baik, sesuai standar pabrikan. Gantilah karet atau seal-nya secara berkala dan jika sudah getas atau sobek.

9. Safety Belt

Sabuk keselamatan menjadi isu penting di Indonesia akhir-akhir ini. Berbagai acara atau event yang digelar, berkaitan dengan driving safety, selalu mengedepankannya. Hampir ditemukan di semua kursi mobil produksi terkini, safety belt mampu mencegah potensi cedera fatal akibat tabrakan. Wajib digunakan saat berkendara. Pastikan sabuk keselamatan berfungsi, sebelum menjalankan kendaraan.

10. Ban

Ukuran ban disesuaikan dengan standar yang diperbolehkan oleh produsennya. Cermati juga tekanan udara dalam ban karena sangat mempengaruhi keseimbangan, baik saat melaju lurus dengan kecepatan tinggi, maupun melibas tikungan. Penutup ventil harus terpasang agar udara tidak merembes keluar.

11. Penutup Tank Bahan Bakar.

Meski keliatan sepele, namun tidak tertutup rapatnya penutup fuel tank, dapat berakibat fatal. Gesekan udara panas saat berkendara bisa mengakibatkan kebakaran. Perhatikan posisinya setiap selesai mengisi bahan bakar dan mengganti seal secara berkala agar tidak dalam keadaan aus saat pemakaian. Ganti juga penutupnya dengan suku cadang asli setiap 2 atau 3 tahun sekali.

SUMBER: http://www.ertigamengertikeluarga.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s